Senin, 15 April 2019

HERBADIABS

HERBADIABS


HERBADIABS adalah obat yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan alami berbentuk kapsul.
Tumbuh-tumbuhan yang terkandung di dalamnya adalah pegagan, kemlandingan, ciplukan, dan sambiloto.
Herbadiabs Obat Herbal Diabetes Mengendalikan Gula darah
Bermanfaat untuk :
  1. Membantu mengendalikan  kadar gula darah
  2. Efek Antiinflamasi / Anti peradangan
  3. Menurunkan tekanan darah / hipertensi
  4. Untuk pengobatan luka karena diabetes
  5. Melindungi hati / hepatoprotektor
  6. Meningkatkan kekebalan tubuh / immunitas
No ijin edar                 : POM TR 103 319 861
 Komposisi                   : Centella , Leucaena glauca, Physallis, Andrographis
 Khasiat                        : Digunakan untuk menurunkan kadar gula darah dan penderita penyakit kencing manis / diabetes
 Kemasan                     : Botol @ 30 dan 50 kapsul
 Aturan minum           : 3 x sehari 1-2 kapsul


Bahan :
  1. Centella asiatica (Pegagan)
    Tanaman liar yang banyak tumbuh di perkebunan, ladang, tepi jalan, serta pematang sawah. Nama yang biasa dikenal untuk tanaman ini selain pegagan adalah daun kaki kuda dan antanan, yang banyak dijumpai adalah pegagan merah dan pegagan hijau.
    Pegagan yang simplisianya dikenal dengan sebutan Centella Herba memiliki kandungan asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, brahminoside, madasiatic acid, meso-inositol, centelloside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, tanin serta garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium dan besi.
    Yang memiliki manfaat untuk menyembuhkan wasir, pembengkakan hati atau liver, bisul, tergigit ular, luka berdarah, darah tinggi, campak, demam, radang amandel, sakit perut, kurang nafsu makan, membersihkan darah, memperbaiki jaringan empedu, melancarnakan pencernaan, menangkal penyakit lepra, campak, hepatitis, demam, radang amandel, keracunan logam berat, muntah darah.
  2.  Leucaena glauca (Kemladingan)
    Memiliki rasa agak pahit dan bersifat netral. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam daun diantaranya protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, serta vitamin (A,B1, dan C). Sementara bijinya mengandung Mimosin, leukanin, leukanol, protein.
    Efek farmakologis diantaranya peluruh kencing (diuretic), obat cacing (antelmintik), susah tidur karena gelisah, luka terpukul, patah tulang, abses paru, dan bisul. Bijinya untuk mengobati cacingan, bengkak (oedem), radang ginjal, dan kencing manis.
  3.  Physalis angulata (Ceplukan)
    Ceplukan atau ciplukan yang dalam bahasa latin disebut sebagai Physalis angulata merupakan salah satu tumbuhan herbal yang hidup semusim dan mempunyai tinggi sekitar 1 meter saja. Physalis angulata yang mempunyai buah khas yang tertutup oleh pembesaran kelopak bunga ini kaya akan berbagai manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).
    Physalis mengandung senyawa-senyawa aktif yang antara lain saponin (pada tunas), flavonoid (daun dan tunas), polifenol, dan fisalin (buah), Withangulatin A (buah), asam palmitat dan stearat (biji), alkaloid (akar), Chlorogenik acid (batang dan daun), tannin (buah), kriptoxantin (buah), vitamin C dan gula (buah).
    Daun Ciplukan (Physalis angulata) bermanfaat sebagai obat penyembuhan patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut, dan kencing nanah. Sedangkan buah ciplukan sendiri sering dimakan langsung untuk mengobati epilepsi, sulit buang air kecil, dan penyakit kuning.
    Andrographis paniculata (Sambiloto)
    Merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Andrographis memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan terbukti mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Khasiat ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim metabolik tertentu.
    Kandungan senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.
    Tanaman sambiloto digunakan untuk mencegah pembentukan radang, memperlancar air seni (diuretika), menurunkan panas badan (antipiretika), obat sakit perut, kencing manis, dan terkena racun.

Testimoni Herbadiabs




Tidak ada komentar:

Posting Komentar